Skip to content
JELAJAH HIJAU
Menu
  • Home
Menu

Ketua DPRD Dorong Penghijauan Jalur Protokol untuk Udara Lebih Bersih dan Kota Lebih Asri

Posted on October 30, 2025October 30, 2025 by admin

jelajahhijau.com Kualitas udara menjadi isu penting di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Berau. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa pembangunan kota tidak boleh hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan lingkungan.

Menurutnya, penghijauan kota adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga udara tetap bersih. Dedy meminta pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) agar secara rutin melakukan penanaman pohon, terutama di jalur protokol yang padat kendaraan.


Menata Kota Lewat Ruang Hijau

Dedy menilai bahwa jalur utama seperti Tanjung Redeb, yang menjadi pusat aktivitas warga, kini sudah mulai tertata. Namun, masih ada ruang besar untuk mempercantik kawasan tersebut dengan deretan pohon peneduh.

“Pohon bukan hanya memperindah, tetapi juga menyerap polusi dari kendaraan. Jalur protokol seharusnya menjadi wajah kota yang hijau dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa vegetasi hijau di pinggir jalan dapat mengurangi suhu udara di sekitar kota. Dengan cuaca tropis yang semakin panas, keberadaan pohon menjadi kebutuhan, bukan sekadar pelengkap estetika.

Bagi Dedy, menanam pohon sama pentingnya dengan membangun jalan. Infrastruktur tanpa ruang hijau ibarat tubuh tanpa paru-paru. Udara bersih yang dihasilkan dari pepohonan membantu menjaga kesehatan masyarakat sekaligus memperpanjang umur kota.


Pemetaan Kawasan Minim Penghijauan

Sebagai langkah konkret, Dedy meminta agar DLHK Berau melakukan pemetaan kawasan minim penghijauan. Dengan data tersebut, pemerintah bisa menentukan titik prioritas untuk penanaman pohon.

Ia menyoroti bahwa banyak proyek pembangunan baru seperti pelebaran jalan dan perbaikan drainase sering kali tidak diikuti dengan kegiatan penghijauan ulang. Hal ini membuat beberapa wilayah tampak kering dan gersang.

“Kita sudah punya banyak jalan baru dan area publik yang luas. Tapi sayang, belum diimbangi dengan penghijauan yang memadai. Padahal, pohon bisa memberi manfaat ekologis jangka panjang,” tegasnya.


Fungsi Ekologis yang Vital

Dalam pandangan Dedy, peran pohon lebih luas daripada sekadar peneduh jalan. Ia menekankan bahwa pepohonan memiliki fungsi ekologis yang vital: menyerap air hujan, menahan erosi, mengurangi karbon dioksida, dan menghasilkan oksigen.

“Pohon bukan hanya menahan air, tapi juga membuat kota hidup. Mereka menjaga kelembapan tanah, menstabilkan suhu udara, dan menjadi rumah bagi burung serta serangga penyerbuk,” jelasnya.

Kehadiran pohon di jalur utama juga bisa menjadi pelindung alami dari paparan langsung sinar matahari bagi pengguna jalan, pengendara motor, hingga pejalan kaki. Di sisi lain, jalur hijau menambah daya tarik visual kota, terutama bagi wisatawan yang berkunjung.


Perawatan Lebih Penting dari Sekadar Menanam

Dedy menekankan bahwa penanaman pohon hanyalah langkah awal. Yang tak kalah penting adalah program perawatan berkelanjutan agar tanaman tumbuh dengan baik dan tidak mati di tahun pertama.

Ia mengingatkan bahwa banyak program penghijauan gagal karena kurangnya pemeliharaan. “Sering kali setelah ditanam, pohon dibiarkan begitu saja. Akibatnya mati kekeringan atau tumbang karena akar belum kuat,” ujarnya.

Untuk itu, DPRD mendorong agar setiap kegiatan penghijauan disertai anggaran khusus untuk perawatan minimal tiga tahun. Termasuk penyiraman, pemangkasan cabang, serta penggantian pohon yang rusak.

Dedy juga menyarankan melibatkan warga sekitar melalui program adopsi pohon. Dengan cara ini, masyarakat bisa ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di lingkungannya sendiri.


Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Menurut Dedy, menjaga keasrian kota bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial seluruh warga. Ia mengajak berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, komunitas pecinta alam, dan pelajar, untuk ikut serta dalam gerakan menanam pohon.

“Pemerintah bisa menyiapkan lahan, tapi masyarakat harus ikut berpartisipasi. Jika semua bergerak bersama, hasilnya akan jauh lebih besar,” katanya.

Ia percaya bahwa kesadaran kolektif menjadi kunci utama keberhasilan penghijauan. Ketika masyarakat merasa memiliki kota mereka, maka menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan akan menjadi kebiasaan, bukan paksaan.


Menuju Kota Hijau dan Sehat

Pemerintah Kabupaten Berau sendiri tengah berupaya memperluas ruang terbuka hijau (RTH) di berbagai kawasan. Pembangunan taman kota, jalur hijau di median jalan, dan revitalisasi taman lingkungan menjadi bagian dari rencana besar menuju “Berau Hijau 2030”.

DLHK berkomitmen menambah jumlah pohon peneduh dengan prioritas di kawasan padat kendaraan. Selain itu, beberapa sekolah dan perkantoran akan dijadikan pilot project penghijauan terpadu dengan melibatkan siswa dan pegawai sebagai pelaksana.

Menurut data internal pemerintah daerah, sekitar 30 persen wilayah perkotaan di Berau masih memiliki ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan untuk penghijauan. Angka ini menjadi peluang besar untuk memperbaiki kualitas udara sekaligus mempercantik wajah kota.


Harapan untuk Masa Depan

Dedy menutup pernyataannya dengan pesan reflektif. Ia mengingatkan bahwa menanam pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.

“Kita mungkin tidak langsung menikmati hasilnya, tapi anak cucu kita akan merasakan manfaatnya. Menjaga lingkungan berarti menjaga kehidupan,” ujarnya.

Gerakan penghijauan di jalur protokol menjadi simbol perubahan cara pandang terhadap pembangunan kota. Bukan lagi soal beton dan aspal semata, tetapi tentang keseimbangan antara kemajuan dan alam.

Dengan dukungan semua pihak, Berau diharapkan bisa tumbuh menjadi kota yang bersih, rindang, dan sehat — tempat di mana pembangunan dan alam berjalan beriringan dalam harmoni.

Cek Juga Artikel Dari Platform medianews.web.id

Recent Posts

  • Bhabinkamtibmas Rawa Jitu Cek Tanaman Warga
  • 14 Taman dan Hutan Kota Tulungagung Butuh Pembenahan
  • 30 Tempat Wisata Seru Sekitar Jakarta untuk Libur Panjang
  • Green Tourism Dorong Wisatawan dan Ekonomi Daerah
  • Wamendikdasmen Dorong Generasi Kalteng Sadar Ekologis

PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 JELAJAH HIJAU | Design: Newspaperly WordPress Theme