jelajahhijau.com Upaya pelestarian lingkungan terus digalakkan di berbagai daerah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam. Di Kabupaten Bojonegoro, komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah nyata Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bojonegoro yang mendorong gerakan penghijauan di lingkungan organisasi perangkat daerah.
Salah satu bentuk konkret dari gerakan ini adalah penyaluran bibit tanaman kepada Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Bibit yang dibagikan meliputi tanaman bougenville dan kelor, dua jenis tanaman yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga manfaat ekologis dan kesehatan. Inisiatif ini menjadi titik awal untuk membangun lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Penghijauan sebagai Komitmen Jangka Panjang
Pemberian bibit tanaman bukan sekadar kegiatan simbolis. Bagi DWP Kabupaten Bojonegoro, langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung pelestarian lingkungan. Penghijauan dipandang sebagai investasi penting untuk masa depan, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan.
Melalui penanaman tanaman hias dan tanaman produktif, DWP berharap dapat menciptakan ruang hijau yang memberikan manfaat berkelanjutan. Lingkungan kerja yang asri dinilai mampu meningkatkan kenyamanan, kesehatan, serta produktivitas, baik bagi aparatur maupun masyarakat yang beraktivitas di lingkungan tersebut.
Peran Strategis Perempuan dalam Pelestarian Lingkungan
Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro Emi Edi Susanto menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga dan merawat lingkungan. Menurutnya, perempuan sering kali menjadi motor penggerak perubahan, baik di tingkat keluarga maupun komunitas.
Melalui keterlibatan aktif dalam gerakan penghijauan, DWP ingin menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Perempuan diharapkan dapat menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup ramah lingkungan, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga ruang publik.
Kolaborasi dengan Lingkungan Pendidikan
Penyaluran bibit tanaman kepada DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro dipilih sebagai langkah awal yang strategis. Lingkungan pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Melalui kolaborasi ini, gerakan penghijauan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Khoiriyah Mukhtadlo menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan DWP Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai bahwa penghijauan di lingkungan organisasi perangkat daerah merupakan langkah awal yang positif untuk membangun budaya peduli lingkungan.
Bougenville dan Kelor sebagai Pilihan Tanaman
Pemilihan bougenville dan kelor sebagai bibit yang dibagikan bukan tanpa alasan. Bougenville dikenal sebagai tanaman hias yang mudah dirawat dan mampu mempercantik lingkungan. Tanaman ini juga relatif tahan terhadap kondisi cuaca, sehingga cocok untuk ditanam di berbagai area perkantoran.
Sementara itu, kelor memiliki nilai tambah sebagai tanaman multifungsi. Selain berfungsi sebagai tanaman peneduh, kelor juga dikenal luas memiliki manfaat kesehatan. Daunnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan dan diyakini membantu menjaga kesehatan tubuh.
Manfaat Kelor bagi Kesehatan dan Ketahanan Pangan
Tanaman kelor dikenal memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kelor dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol, mengurangi peradangan, serta meningkatkan energi. Selain itu, kelor juga bermanfaat dalam melancarkan pencernaan dan berpotensi membantu mengurangi gejala tertentu pada masa transisi hormonal.
Dengan menanam kelor, DWP tidak hanya mendorong penghijauan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. Tanaman ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat, sehingga memberikan nilai tambah yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan Kesadaran Lingkungan di OPD
Gerakan penghijauan yang dimulai di lingkungan OPD diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas. Ketika lingkungan perkantoran hijau dan terawat, pesan kepedulian terhadap lingkungan dapat tersampaikan secara tidak langsung kepada masyarakat.
DWP berharap setiap OPD dapat melanjutkan gerakan ini secara mandiri. Penanaman dan perawatan tanaman di lingkungan kerja menjadi langkah kecil yang jika dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kualitas lingkungan daerah.
Menuju Lingkungan yang Sehat dan Berkelanjutan
Penghijauan bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan komitmen bersama. Melalui program ini, DWP Kabupaten Bojonegoro ingin mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Kolaborasi antara DWP Kabupaten Bojonegoro dan DWP Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa sinergi antarorganisasi perempuan mampu menghadirkan perubahan positif. Dengan semangat kebersamaan, gerakan penghijauan diharapkan terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat Bojonegoro.

Cek Juga Artikel Dari Platform baliutama.web.id
