jelajahhijau.com Fenomena alam yang jarang terjadi muncul di langit Hulun Buir dan Xilingol, Mongolia Dalam, China utara. Cahaya aurora terlihat memanjang di cakrawala dengan warna merah, hijau, hingga oranye. Banyak warga langsung keluar rumah setelah melihat cahaya itu muncul di kejauhan.
Aurora yang tampak di wilayah ini membuat masyarakat terkejut. Itu karena daerah ini biasanya tidak termasuk zona yang sering dilintasi aurora. Momen tersebut pun cepat viral setelah foto dan video warga beredar di media sosial.
Aurora Pertama Terlihat di Kota Ergun
Salah satu wilayah yang pertama menyaksikan aurora adalah Kota Ergun. Warga menggambarkan perubahan warna yang sangat jelas. Pada awalnya, cahaya muncul dalam warna merah dan hijau. Tidak lama kemudian, di beberapa kota lain, cahaya itu berubah menjadi oranye.
Fenomena tersebut berlangsung cukup lama. Banyak warga yang sempat mengabadikannya dan menikmati pemandangan langka itu. Bagi sebagian orang, ini adalah kesempatan pertama melihat aurora secara langsung.
Apa yang Menyebabkan Aurora?
Menurut astronom Marufin Sudibyo, aurora muncul akibat tumbukan partikel berenergi tinggi dari Matahari dengan atom oksigen dan nitrogen di atmosfer atas. Tumbukan itu menghasilkan cahaya dengan warna yang berbeda-beda.
Oksigen biasanya memunculkan warna hijau atau merah. Sementara nitrogen bisa menghasilkan cahaya berwarna biru atau ungu. Kombinasi tumbukan dan ketinggian atmosfer menentukan warna yang terlihat dari Bumi.
Kaitan Fenomena Ini dengan Aktivitas Matahari
Aurora di China utara tidak terjadi secara tiba-tiba. Kejadian ini dipicu badai geomagnetik yang sangat kuat. Badai tersebut muncul karena meningkatnya aktivitas Matahari. Saat aktivitas Matahari naik, ia sering melepaskan semburan energi besar. Semburan itu membawa partikel yang bisa mencapai Bumi.
Ketika partikel-partikel tersebut sampai ke atmosfer, aurora bisa muncul lebih jauh ke selatan dari biasanya. Dalam kondisi badai geomagnetik ekstrem, aurora bahkan dapat terlihat hingga wilayah yang biasanya tidak pernah mengalaminya.
Dampak Badai Geomagnetik terhadap Teknologi
Badai geomagnetik bukan hanya menciptakan pemandangan indah. Dalam kondisi tertentu, badai ini bisa mengganggu sistem teknologi modern. Satelit, navigasi, hingga jaringan listrik dapat terpengaruh jika badai mencapai intensitas tinggi.
Namun pada kejadian di China utara, tidak ada laporan gangguan besar. Fenomena ini lebih bersifat visual dan tidak menimbulkan masalah berarti bagi infrastruktur lokal.
Reaksi Masyarakat dan Penyebaran di Media Sosial
Fenomena aurora ini cepat menjadi perbincangan. Foto-foto yang menunjukkan tirai cahaya di langit tersebar luas di berbagai platform. Banyak orang dari negara lain juga ikut memberikan komentar. Mereka menganggap pemandangan tersebut sebagai salah satu aurora paling indah yang pernah muncul di wilayah Asia Timur.
Respons masyarakat sangat positif. Banyak yang merasa beruntung bisa melihat kejadian langka ini secara langsung. Sebagian lainnya menjadikannya sebagai momen edukatif untuk memahami hubungan antara Matahari dan Bumi.
Kesempatan Belajar dari Fenomena Langit
Fenomena ini membuka ruang pembelajaran baru. Banyak komunitas astronomi dan lembaga pendidikan memanfaatkannya untuk memberikan penjelasan ilmiah kepada masyarakat. Mereka menjelaskan bagaimana energi Matahari bisa memengaruhi atmosfer dan kehidupan di Bumi.
Dengan meningkatnya aktivitas Matahari, ilmuwan memperkirakan kejadian serupa bisa terulang. Artinya, wilayah lintang menengah memiliki peluang lebih besar untuk menyaksikan aurora dalam beberapa waktu ke depan.
Kesimpulan: Keindahan Langit dan Aktivitas Matahari
Kemunculan aurora merah-hijau di China utara bukan hanya pemandangan yang indah. Fenomena ini menandai meningkatnya aktivitas Matahari yang memengaruhi medan magnet Bumi. Cahaya yang tampak di cakrawala mengingatkan kita bahwa alam semesta selalu penuh kejutan.
Jika aktivitas Matahari terus tinggi, aurora bisa muncul kembali di wilayah yang tidak biasa. Kejadian ini bukan hanya memukau mata, tetapi juga menambah pemahaman tentang hubungan antara Bumi dan bintang yang menjadi sumber kehidupan kita.

Cek Juga Artikel Dari Platform outfit.web.id
