jelajahhijau.com Kodim 0809/Kediri melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam pohon di kawasan Cagar Alam Simpenan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam serta upaya menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pedesaan.
Penghijauan tersebut menjadi salah satu sasaran tambahan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127. Program TMMD dikenal luas sebagai kegiatan terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan sosial.
Melalui kegiatan penanaman pohon ini, Kodim Kediri ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga menyangkut keberlanjutan lingkungan yang akan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang.
Penghijauan untuk Mencegah Erosi dan Kerusakan Lahan
Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD Ke-127 Kediri, Lettu Inf Sunarno, menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ini bertujuan mencegah erosi dan kerusakan lahan, khususnya di kawasan cagar alam.
Kawasan konservasi seperti Cagar Alam Simpenan memiliki fungsi ekologis penting. Hutan di area tersebut berperan sebagai penahan tanah, penyerap air hujan, serta habitat berbagai flora dan fauna. Jika kawasan ini mengalami kerusakan, dampaknya dapat meluas, mulai dari longsor, banjir, hingga hilangnya keanekaragaman hayati.
Penanaman pohon menjadi langkah nyata untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga tutupan hijau agar fungsi konservasi tetap berjalan optimal.
Wujud Kemanunggalan TNI dan Masyarakat
Selain aspek lingkungan, penghijauan ini juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan masyarakat. TMMD sejak awal dirancang untuk mempererat hubungan antara aparat dan warga desa melalui kegiatan gotong royong.
Dalam penanaman pohon, masyarakat setempat turut dilibatkan sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kawasan hutan.
Lettu Inf Sunarno menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tugas institusi, tetapi gerakan kolektif agar masyarakat semakin sadar pentingnya lingkungan. Dengan keterlibatan langsung warga, penghijauan tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi berlanjut pada perawatan dan pengawasan bersama.
Lokasi Kegiatan di Kawasan Sumberceleng
Penghijauan berlangsung di Komplek Sumberceleng, Dusun Watugajah, tepatnya di kawasan Perhutani Petak 5F BKPH Pare KPH Kediri RPH Jatirejo. Lokasi ini merupakan bagian dari wilayah hutan yang memiliki fungsi penting sebagai kawasan penyangga ekosistem.
Cagar alam dan kawasan hutan produksi terbatas di sekitar Kediri menjadi salah satu wilayah yang perlu dijaga karena berperan dalam tata air dan kelestarian lingkungan.
Dengan penanaman pohon di area ini, diharapkan kawasan tersebut semakin kuat dalam menjalankan fungsi ekologisnya, terutama dalam mencegah kerusakan lahan.
TMMD Tidak Hanya Fokus Pembangunan Fisik
Program TMMD selama ini identik dengan pembangunan jalan desa, jembatan, fasilitas umum, dan infrastruktur lain. Namun, TMMD juga menekankan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan non-fisik yang berdampak jangka panjang.
Penghijauan menjadi contoh nyata pembangunan berkelanjutan. Pohon yang ditanam hari ini mungkin baru tumbuh besar beberapa tahun ke depan, tetapi manfaatnya sangat luas, mulai dari menjaga air tanah, memperbaiki kualitas udara, hingga menciptakan lingkungan lebih sejuk.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan desa harus seimbang antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.
Dukungan LMDH dan Kesadaran Warga
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Gadungan, Sugianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan penghijauan ini. Menurutnya, penanaman pohon secara bersama-sama sejalan dengan upaya masyarakat desa dalam menjaga kawasan hutan.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga lingkungan. Hutan bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga pelindung kehidupan masyarakat desa.
Jika hutan rusak, dampaknya akan dirasakan langsung oleh warga, seperti berkurangnya sumber air, meningkatnya risiko bencana, dan menurunnya kualitas lingkungan.
Dengan adanya penghijauan, masyarakat diharapkan semakin aktif menjaga kawasan hutan sebagai warisan untuk generasi berikutnya.
Penghijauan sebagai Investasi Masa Depan
Aksi penghijauan di Cagar Alam Simpenan merupakan investasi lingkungan jangka panjang. Pohon yang ditanam akan menjadi penahan erosi, penyerap karbon, serta penjaga keseimbangan alam.
Selain itu, kawasan hutan yang terjaga juga dapat mendukung kehidupan ekonomi masyarakat, misalnya melalui hasil hutan non-kayu atau wisata alam yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara Kodim Kediri, Perhutani, LMDH, dan masyarakat menjadi contoh sinergi yang kuat dalam menjaga lingkungan.
Penutup
Kodim 0809/Kediri melakukan penghijauan di kawasan Cagar Alam Simpenan melalui program TMMD Ke-127 sebagai upaya mencegah erosi, menjaga kelestarian alam, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan. Dengan penanaman pohon secara bersama-sama, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan semakin meningkat, sehingga ekosistem pedesaan tetap lestari untuk masa depan.

Cek Juga Artikel Dari Platform ngobrol.online
