jelajahhijau.com Kabupaten Pinrang kembali menjadi sorotan setelah tim penilai Adipura hadir melakukan evaluasi terhadap tata kelola lingkungan daerah. Kedatangan tim tersebut disambut langsung oleh Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menunjukkan kesungguhan dalam menciptakan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Bupati Irwan menegaskan bahwa penilaian Adipura bukan sekadar kompetisi antar daerah, tetapi ajang untuk meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik. Menurutnya, keberhasilan suatu daerah tidak hanya diukur dari penghargaan, tetapi dari bagaimana masyarakat merasakan manfaat nyata dari lingkungan yang nyaman untuk ditinggali.
Pengelolaan Sampah Jadi Fokus Utama Perbaikan
Dalam paparannya kepada tim penilai, Bupati Irwan menjelaskan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah berdasarkan rekomendasi verifikasi sebelumnya. Salah satu fokus utama adalah peningkatan sistem pengelolaan sampah. Pemerintah memperkuat operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA), menambah armada pengangkut, serta mengoptimalkan peran bank sampah di sejumlah kecamatan.
Selain itu, pemerintah terus mendorong masyarakat untuk memulai pengelolaan sampah dari rumah. Program pemilahan sampah organik dan anorganik telah diujicobakan di beberapa wilayah, dengan harapan dapat diterapkan secara luas. Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci, karena tanpa partisipasi warga, pengelolaan sampah tidak akan berjalan efektif.
“Memastikan sampah dikelola dengan baik berarti melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kualitas lingkungan,” jelas Bupati Irwan.
Ruang Terbuka Hijau Dibangun untuk Tingkatkan Kualitas Hidup
Selain soal sampah, pemerintah Kabupaten Pinrang juga berupaya memperluas dan memperbaiki ruang terbuka hijau (RTH). Keberadaan RTH sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sejuk, bersih, serta ramah bagi aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah terus melakukan penanaman pohon di area publik, termasuk taman kota, perkantoran, hingga kawasan pemukiman.
Pembangunan dan perbaikan taman-taman ini dimaksudkan bukan hanya untuk memperindah kota, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas udara serta memberikan ruang rekreasi bagi warga. Ruang terbuka hijau yang tertata baik dapat menjadi tempat berkumpul, berolahraga, dan melepaskan penat tanpa harus keluar kota.
Menurut Bupati Irwan, keberadaan RTH merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang memiliki daya dukung ekologis jangka panjang.
Mendorong Masyarakat Membiasakan Perilaku Ramah Lingkungan
Kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan lingkungan. Karena itu, pemerintah Kabupaten Pinrang aktif menyosialisasikan kebiasaan ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan selokan serta halaman rumah.
Pemerintah juga melibatkan komunitas pecinta lingkungan, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan dalam berbagai kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon. Upaya ini diharapkan membentuk kebiasaan kolektif masyarakat agar peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
“Lingkungan yang bersih tidak mungkin terwujud tanpa partisipasi aktif masyarakat. Kami ingin gerakan ini tumbuh dari tingkat rumah tangga hingga menjadi budaya,” tambah Bupati Irwan.
Kerja Sama dengan Tim Penilai Diharapkan Berjalan Optimal
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan juga menyampaikan harapannya agar proses penilaian Adipura berlangsung dengan transparan dan konstruktif. Pemerintah Kabupaten Pinrang siap memberikan data, pendampingan, dan dukungan teknis yang dibutuhkan tim penilai selama berada di lapangan.
Ia menegaskan bahwa selama proses penilaian, pemerintah daerah akan bersinergi sepenuhnya dengan tim Adipura. Tujuannya bukan semata-mata meraih penghargaan, tetapi memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan benar-benar membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Pinrang.
Adipura sebagai Momentum Perubahan dan Evaluasi Diri
Bagi pemerintah Kabupaten Pinrang, penilaian Adipura adalah bentuk evaluasi diri untuk meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan. Setiap rekomendasi yang diterima akan menjadi acuan untuk menyempurnakan program-program lingkungan hidup ke depan. Pemerintah melihat Adipura bukan hanya sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai standar untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan.
Bupati Irwan berharap agar kerja keras seluruh perangkat daerah dan partisipasi masyarakat dapat membuahkan hasil positif. Terlepas dari hasil penilaian, ia menekankan bahwa keberhasilan sejati adalah terciptanya Kabupaten Pinrang yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua warganya.
Kesimpulan: Komitmen Pinrang Menuju Lingkungan Sehat dan Berkelanjutan
Kedatangan tim penilai Adipura menjadi momentum penting bagi Kabupaten Pinrang untuk menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam menjaga lingkungan. Dengan pengelolaan sampah yang terus dibenahi, ruang terbuka hijau yang diperkuat, serta gerakan masyarakat yang makin sadar lingkungan, Pinrang berada di jalur yang tepat menuju tata kelola lingkungan yang lebih baik.
Upaya ini bukan hanya untuk memenuhi indikator penilaian, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Dengan kerja sama pemerintah, masyarakat, dan tim penilai, Kabupaten Pinrang berharap dapat mewujudkan lingkungan hidup yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Cek Juga Artikel Dari Platform podiumnews.online
