Skip to content
JELAJAH HIJAU
Menu
  • Home
Menu

Apresiasi DPRD Sumbawa atas Program Penghijauan Bupati

Posted on December 20, 2025December 20, 2025 by admin

Komitmen Pemulihan Lingkungan di Kabupaten Sumbawa

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pelaksanaan program penghijauan hutan dan lahan kritis. Program ini menjadi langkah strategis untuk memulihkan kondisi ekologis daerah yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami degradasi akibat perubahan iklim, alih fungsi lahan, serta aktivitas manusia yang tidak terkendali.

Langkah konkret tersebut mendapatkan apresiasi langsung dari Anggota DPRD Sumbawa, H. Jabir, S.Pd, yang menilai kebijakan ini sebagai bentuk kepemimpinan visioner dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan hidup. Menurutnya, upaya penghijauan bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan Sumbawa.

DPRD Nilai Penghijauan Sebagai Langkah Strategis

Dalam kegiatan penanaman pohon yang digelar di Arena Pacuan Kuda Moyo Hilir, H. Jabir menyampaikan dukungannya terhadap program yang diinisiasi oleh Bupati Sumbawa. Ia menegaskan bahwa kondisi hutan dan lahan kritis di sejumlah wilayah sudah memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan.

Menurut Jabir, langkah penghijauan sangat relevan dengan tantangan lingkungan saat ini, mulai dari ancaman banjir, kekeringan, menurunnya kualitas tanah, hingga berkurangnya daya dukung lingkungan. Dengan penanaman pohon secara masif dan terencana, pemerintah daerah dinilai sedang menyiapkan solusi jangka panjang untuk mencegah bencana ekologis di masa mendatang.

Ia juga berharap agar program ini tidak berhenti pada tahap awal, melainkan dapat diperluas ke seluruh kecamatan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Empat Lokasi Prioritas Tahap Awal

Program penghijauan tahap pertama dilaksanakan secara serentak di empat lokasi strategis, yakni:

  1. Area Bendungan Beringin Sila
  2. Arena Pacuan Kuda Moyo Hilir
  3. Bara Batu Kapasari
  4. Bendungan Selante

Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada tingkat kerusakan lahan serta fungsi strategis wilayah sebagai daerah resapan air dan penyangga ekosistem. Bendungan dan daerah aliran sungai menjadi prioritas karena memiliki peran vital dalam menjaga ketersediaan air bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat.

Melalui penanaman pohon di kawasan tersebut, diharapkan terjadi peningkatan kualitas lingkungan, penguatan struktur tanah, serta penurunan risiko erosi dan sedimentasi.

Penghijauan Sebagai Investasi Jangka Panjang

Program penghijauan ini tidak hanya berorientasi pada aspek estetika, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan ekonomi jangka panjang. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu menyerap karbon, memperbaiki kualitas udara, serta menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk.

Dalam jangka panjang, keberhasilan penghijauan juga berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga ketersediaan air tanah, serta membuka peluang ekonomi berbasis lingkungan seperti ekowisata dan hasil hutan bukan kayu.

DPRD Sumbawa memandang bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada keberlanjutan perawatan dan pengawasan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, serta sektor swasta dinilai sangat penting.

Peran Masyarakat dalam Menjaga Kelestarian

Selain peran pemerintah, H. Jabir menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci agar pohon-pohon tersebut dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat maksimal.

Edukasi lingkungan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, juga dinilai penting agar program penghijauan menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup. Dengan demikian, upaya menjaga lingkungan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kesadaran warga.

Harapan DPRD untuk Penghijauan Berkelanjutan

Sebagai wakil rakyat, DPRD Sumbawa berharap program penghijauan dapat menjadi agenda rutin pemerintah daerah dengan perencanaan yang matang dan berbasis data. Penggunaan jenis tanaman yang sesuai dengan karakter tanah dan iklim lokal juga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program.

Selain itu, pengawasan dan evaluasi berkala perlu dilakukan agar setiap tahap penanaman memberikan hasil nyata. DPRD juga mendorong agar program ini terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah lainnya, termasuk tata ruang dan pengelolaan sumber daya alam.

Menjaga Masa Depan Sumbawa yang Hijau

Program penghijauan yang digagas Bupati Sumbawa dan mendapat dukungan DPRD ini menjadi sinyal positif bagi masa depan lingkungan di Sumbawa. Dengan langkah awal yang konsisten dan dukungan lintas sektor, diharapkan Sumbawa dapat kembali hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Apresiasi dari DPRD menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan memiliki tempat penting dalam agenda pembangunan daerah. Jika program ini terus diperkuat dan diperluas, bukan tidak mungkin Sumbawa akan menjadi contoh daerah yang berhasil menyeimbangkan pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga : Kolong Tol Disulap Jadi Kebun Kota, Urban Farming Becakayu Tumbuhkan Harapan Baru

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : ngobrol

Recent Posts

  • Strategi Efisiensi Hutan Tanaman Berkelanjutan
  • Sorgum Jadi Alternatif Gula Alami yang Lebih Sehat
  • Polres Jayapura Perkuat Ketahanan Pangan lewat Jagung
  • Strategi Jangka Benah Pulihkan Hutan Sawit Indonesia
  • DLH Cilegon Ajak Industri Dukung Penghijauan Kota

PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Analisis Retensi Volatilitas Dan Pola Distribusi pada Ekosistem Multidimensi Transisi Fase Algoritmik: Kapan Waktu Optimal Menghadapi Fluktuasi RNG Tingkat Tinggi? Hipotesis Momentum Sebagai Validasi Empiris Terhadap Rotasi Pola Kemenangan Beruntun Dekonstruksi Simbol Cascade Terhadap Efisiensi Transformasi Sesi Bermain Jangka Panjang Metrik Kinerja Sistem Multilapis: Pengaruh Pengganda Bertingkat Terhadap Stabilitas Ekuitas Pemain Optimalisasi Strategi Pengendalian Varian Formula Permainan Menembus Limit Algoritma Baru Sinkronisasi frekuensi Pola Dinamis Mengubah Strategi Saat Algoritma Game Melakukan Refresh Teknik Sistematis Harmonisasi Pola dan Strategi Bermain Menghadapi Volatilitas Tinggi Penyesuaian Struktural Pada Dinamika Sistem Terintegrasi Untuk Mengubah Hasil Akhir Secara Signifikan Observasi Jangka Panjang Pola Olympus Menemukan Ritme Stabil Yang Menjadi Kunci Efisiensi Identifikasi Siklus Rotasi Server Olympus Memberikan Data Pola Scatter Yang Lebih Akurat Memanfaatkan Fitur Scatter Merah Untuk Mendeteksi Pergeseran Pola Pada Sistem Permainan Terbaru Optimasi Game Online : Kalibrasi Ulang Ekspektasi Nilai (Ev) Berbasis Data Real-Time Pengaruh Latensi Lucky Necko Terhadap Distribusi Hasil Akhir Melalui Metrik Presisi Strategi Adaptasi Baru: Merespon Perubahan Parameter Pola Pasca-Maintenance Sistem Memahami Mekanisme Interaksi Pola Melalui Pendekatan Analisa Visual Gates of Olympus 1000 Korelasi Waktu Dan Distribusi Sistem Mengungkap Potensi Stabilitas Pada Game Terbaru Strategi Mitigasi Risiko Pada Fase Volatilitas Rendah Menuntut Pemahaman Dinamika System Multidimensi Teori Probabilitas Bayesian Dalam Eksekusi: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Hasil Sebelumnya Manajemen Likuiditas Sesi: Pendekatan Teori Permainan Dalam Memaksimalkan Utilitas Marginal

©2026 JELAJAH HIJAU | Design: Newspaperly WordPress Theme