Skip to content
JELAJAH HIJAU
Menu
  • Home
Menu

Budayakan Penghijauan, Warga FPIPS Tanam Pohon di Sekitaran Kampus UPI

Posted on October 30, 2025 by admin

jelajahhijau.com Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang hidup bagi ribuan orang yang beraktivitas setiap hari. Udara bersih, lingkungan rindang, dan ekosistem hijau menjadi kebutuhan penting agar kegiatan akademik berjalan nyaman dan sehat. Inilah yang menjadi semangat Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat melaksanakan kegiatan penanaman pohon di sekitar area kampus.

Acara yang diinisiasi langsung oleh Dekan FPIPS, Prof. Dr. Cecep Darmawan, ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Menanam, sebuah program nasional yang mendorong kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian alam melalui aksi nyata, bukan hanya lewat teori di ruang kuliah.


Menghidupkan Kembali Semangat Menanam

Dalam sambutannya, Prof. Cecep menegaskan bahwa gerakan menanam pohon harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, langkah ini adalah bentuk penyadaran ekologis yang perlu terus ditanamkan kepada seluruh civitas akademika, terutama mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

“Gerakan Indonesia Menanam ini adalah pengingat bagi kita semua untuk menjaga alam. Kami dari FPIPS ingin memulai dari lingkungan sendiri, dari kampus UPI. Mahasiswa dan dosen harus menjadi pelopor dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pohon bagi kehidupan,” ujar Prof. Cecep.

Beliau menambahkan bahwa kondisi alam saat ini semakin rentan terhadap perubahan iklim. Polusi udara meningkat, suhu kota makin panas, dan ruang terbuka hijau berkurang drastis. Dalam situasi seperti ini, tindakan sederhana seperti menanam pohon bisa menjadi kontribusi besar bagi keberlanjutan lingkungan.


Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen

Kegiatan penanaman pohon ini melibatkan berbagai unsur kampus. Mahasiswa dari organisasi kemahasiswaan FPIPS, komunitas pencinta alam, serta dosen pembimbing ikut turun langsung ke lapangan. Setiap peserta membawa bibit pohon yang telah disiapkan oleh panitia, mulai dari pohon trembesi, tabebuya, hingga pohon buah yang cocok ditanam di area kampus.

Sebelum penanaman dilakukan, tim dari FPIPS menjelaskan teknik dasar penanaman yang benar agar pohon dapat tumbuh optimal. Mahasiswa terlihat antusias menggali tanah, menanam bibit, dan menyiramnya bersama-sama. Kegiatan ini menciptakan suasana gotong royong yang penuh semangat, sekaligus mempererat hubungan antarwarga kampus.

“Menanam pohon bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal kebersamaan. Dari kegiatan seperti ini, kita belajar bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kolektif,” ujar salah satu mahasiswa peserta kegiatan.


Dari Kampus Hijau Menuju Gerakan Nasional

Kegiatan penghijauan yang dilakukan FPIPS UPI bukan sekadar proyek lokal. Menurut Prof. Cecep, aksi tersebut diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi kampus lain di seluruh Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan, universitas memiliki tanggung jawab moral untuk membentuk kesadaran ekologis di kalangan generasi muda.

“Kampus seharusnya menjadi pionir perubahan. Kalau mahasiswa sudah terbiasa menanam dan merawat pohon, mereka akan membawa kebiasaan itu ke masyarakat setelah lulus,” jelasnya.

Gerakan ini juga sejalan dengan visi UPI untuk menjadi universitas pelopor pendidikan berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan lingkungan, kampus berupaya menanamkan nilai-nilai tanggung jawab sosial dan ekologis kepada mahasiswanya.


Manfaat Pohon untuk Kehidupan Kampus

Penanaman pohon di area FPIPS tidak hanya mempercantik lanskap kampus, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata. Pepohonan akan membantu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menurunkan suhu di lingkungan sekitar.

Selain itu, akar pohon membantu mencegah erosi dan menjaga stabilitas tanah di area kampus yang memiliki kontur miring. Dalam jangka panjang, kawasan hijau ini akan menjadi peneduh alami bagi mahasiswa dan dosen yang beraktivitas setiap hari.

Dengan adanya area hijau baru, suasana belajar di kampus menjadi lebih sejuk dan kondusif. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa lingkungan yang rindang dapat meningkatkan konsentrasi, menurunkan tingkat stres, dan memperbaiki kesehatan mental. Oleh karena itu, program penghijauan di kampus bukan hanya investasi lingkungan, tetapi juga investasi kesejahteraan bagi seluruh civitas akademika.


Mengubah Kebiasaan, Bukan Sekadar Seremoni

Salah satu pesan penting dari kegiatan ini adalah pentingnya menjaga pohon yang sudah ditanam. Menurut Prof. Cecep, aksi menanam tidak akan berarti apa-apa jika tidak diikuti dengan perawatan berkelanjutan.

“Menanam mudah, tapi merawat yang lebih sulit. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal kebiasaan baru di kampus — kebiasaan untuk menjaga, menyiram, dan melindungi pohon yang sudah tumbuh,” ujarnya.

Untuk itu, FPIPS UPI merencanakan program monitoring berkala. Setiap organisasi mahasiswa diberi tanggung jawab mengadopsi beberapa pohon untuk dirawat selama masa pertumbuhannya. Pendekatan ini diharapkan menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab ekologis di kalangan mahasiswa.


Membangun Kesadaran Ekologis Sejak Dini

Program seperti ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak di bangku kuliah. Generasi muda yang memahami pentingnya kelestarian alam akan lebih siap menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis air bersih.

“Kesadaran lingkungan tidak bisa dibentuk lewat teori semata. Ia harus ditanam melalui tindakan nyata. Dan menanam pohon adalah langkah paling sederhana namun bermakna,” pungkas Prof. Cecep.


Kesimpulan

Gerakan menanam pohon di FPIPS UPI menjadi simbol komitmen dunia pendidikan terhadap pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, civitas akademika diajak untuk tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga bertindak nyata demi masa depan bumi yang lebih hijau.

Dari satu pohon yang tumbuh di kampus, akan lahir semangat baru untuk menjaga bumi dari kerusakan. Inilah bentuk pendidikan sejati — bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan kehidupan.

Cek Juga Artikel Dari Platform infowarkop.web.id

Recent Posts

  • Bhabinkamtibmas Rawa Jitu Cek Tanaman Warga
  • 14 Taman dan Hutan Kota Tulungagung Butuh Pembenahan
  • 30 Tempat Wisata Seru Sekitar Jakarta untuk Libur Panjang
  • Green Tourism Dorong Wisatawan dan Ekonomi Daerah
  • Wamendikdasmen Dorong Generasi Kalteng Sadar Ekologis

PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 JELAJAH HIJAU | Design: Newspaperly WordPress Theme