Skip to content
JELAJAH HIJAU
Menu
  • Home
Menu

Tabebuya Hiasi Depok, Sakura Tropis Perkuat Wajah Kota

Posted on December 23, 2025December 23, 2025 by admin

Penghijauan Kota Jadi Fokus Utama Pembangunan Lingkungan

Upaya memperbaiki kualitas lingkungan terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Depok. Salah satu langkah nyata yang kini mulai terlihat adalah penguatan program penghijauan kota dengan menambah ruang terbuka hijau di berbagai titik strategis. Tidak lagi sekadar menanam pohon pelindung, penghijauan kini diarahkan untuk menghadirkan keseimbangan antara fungsi ekologis dan keindahan visual kota.

Program ini digerakkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok sebagai bagian dari strategi jangka panjang menciptakan kota yang lebih teduh, nyaman, dan ramah bagi warganya. Melalui pendekatan yang lebih terencana, Depok berupaya menjadikan ruang hijau sebagai elemen penting dalam kehidupan perkotaan, bukan sekadar pelengkap.


Tabebuya, Sakura Tropis yang Mulai Mendominasi Lanskap Depok

Salah satu tanaman yang kini menjadi ikon penghijauan Depok adalah tabebuya pink. Pohon ini dikenal luas karena bunganya yang berwarna cerah dan sering dijuluki sebagai “sakura tropis”. Ketika bermekaran, tabebuya mampu mengubah suasana jalanan kota menjadi lebih hidup dan menarik perhatian.

Selain keindahan visual, tabebuya juga dipilih karena daya adaptasinya yang baik terhadap iklim tropis serta perawatannya yang relatif mudah. Kombinasi inilah yang membuat tabebuya dinilai cocok untuk ditanam di kawasan perkotaan yang padat aktivitas, seperti Depok.


Jalan Margonda Jadi Titik Awal Pengembangan Sakura Tropis

Program penanaman tabebuya pertama kali diperkenalkan secara masif di sepanjang Jalan Margonda Raya melalui skema Eco-Sharing Penghijauan Jalan Margonda Raya Segmen II. Jalan Margonda dipilih karena merupakan koridor utama kota dengan tingkat mobilitas tinggi, pusat pendidikan, serta aktivitas ekonomi yang padat.

Melalui program ini, para pelaku usaha di sepanjang Margonda diajak berpartisipasi langsung dalam penghijauan kota. Mereka tidak hanya menanam pohon tabebuya, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat dan menjaga pertumbuhannya. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan rasa memiliki sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Usaha untuk Lingkungan

Keterlibatan pelaku usaha dalam penanaman tabebuya juga berkaitan dengan kewajiban penanaman pohon pelindung sesuai peraturan daerah. Dengan adanya program ini, kewajiban tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi diwujudkan dalam bentuk nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam jangka panjang, kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat terciptanya koridor hijau di Jalan Margonda. Deretan tabebuya yang tumbuh rapi akan memberikan keteduhan, mengurangi paparan panas, serta meningkatkan kualitas udara di kawasan yang selama ini dikenal padat kendaraan.


Perluasan Penghijauan ke Berbagai Titik Strategis Kota

Penghijauan dengan tabebuya tidak berhenti di Margonda. Pemerintah Kota Depok mulai memperluas penanaman sakura tropis ini ke berbagai lokasi lain, seperti kawasan Universitas Islam Internasional Indonesia dan sepanjang Jalan Raya Bogor. Langkah ini menunjukkan bahwa program penghijauan dirancang secara menyeluruh, tidak terpusat di satu area saja.

Jalan Raya Bogor, yang dikenal sebagai jalur utama dengan lalu lintas padat, menjadi salah satu fokus karena dinilai membutuhkan lebih banyak ruang hijau. Kehadiran tabebuya di kawasan ini diharapkan mampu mengurangi kesan gersang sekaligus memperbaiki kualitas visual lingkungan jalan.


Membangun Identitas Visual Kota yang Lebih Segar

Lebih dari sekadar penghijauan, penanaman tabebuya juga diarahkan untuk membangun identitas visual Kota Depok. Warna pink yang muncul saat musim berbunga diharapkan menjadi ciri khas tersendiri yang mudah dikenali dan membedakan Depok dari kota lain.

Identitas visual ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang membangun kebanggaan warga terhadap kotanya. Ruang kota yang indah dan tertata dapat meningkatkan kenyamanan beraktivitas sekaligus mendorong interaksi sosial di ruang publik.


Gerakan Satu Minggu Satu Pohon untuk Konsistensi Penghijauan

Sebagai pelengkap program besar, DLHK Kota Depok juga mendorong gerakan sederhana namun konsisten, yakni satu minggu satu pohon tabebuya. Gerakan ini dirancang agar mudah diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari instansi, komunitas, hingga masyarakat umum.

Dengan konsistensi penanaman, dampak penghijauan diyakini akan terasa signifikan dalam jangka panjang. Setiap pohon yang ditanam menjadi investasi lingkungan yang manfaatnya akan dirasakan bertahun-tahun ke depan.


Rencana Penataan Area Eks Penertiban Jadi Taman Kota

Langkah inovatif lainnya adalah rencana memanfaatkan area eks penertiban pedagang kaki lima liar di Jalan Raya Bogor menjadi taman kota. Area yang sebelumnya tidak tertata akan disulap menjadi ruang hijau yang fungsional dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Tabebuya akan menjadi elemen utama dalam penataan kawasan ini, sehingga area tersebut tidak hanya hijau, tetapi juga memiliki daya tarik visual. Dengan pendekatan ini, ruang kota yang sebelumnya bermasalah dapat dihidupkan kembali menjadi ruang publik yang positif.


Menuju Depok yang Lebih Teduh dan Berkelanjutan

Secara keseluruhan, program penanaman tabebuya mencerminkan komitmen Kota Depok dalam membangun lingkungan yang lebih sehat, indah, dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif, konsistensi gerakan, serta pemanfaatan ruang kota yang tepat menjadi kunci keberhasilan penghijauan ini.

Jika program ini terus dijalankan secara berkelanjutan, bukan tidak mungkin Depok akan dikenal sebagai kota dengan sakura tropis yang bermekaran di berbagai sudutnya, menjadi simbol kota hijau yang nyaman dan membanggakan bagi warganya.

Baca Juga : BPKH Dorong Wakaf Produktif Lewat Penghijauan Gunung Kidul

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : indosiar

Recent Posts

  • Strategi Efisiensi Hutan Tanaman Berkelanjutan
  • Sorgum Jadi Alternatif Gula Alami yang Lebih Sehat
  • Polres Jayapura Perkuat Ketahanan Pangan lewat Jagung
  • Strategi Jangka Benah Pulihkan Hutan Sawit Indonesia
  • DLH Cilegon Ajak Industri Dukung Penghijauan Kota

PARTNER

suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Analisis Retensi Volatilitas Dan Pola Distribusi pada Ekosistem Multidimensi Transisi Fase Algoritmik: Kapan Waktu Optimal Menghadapi Fluktuasi RNG Tingkat Tinggi? Hipotesis Momentum Sebagai Validasi Empiris Terhadap Rotasi Pola Kemenangan Beruntun Dekonstruksi Simbol Cascade Terhadap Efisiensi Transformasi Sesi Bermain Jangka Panjang Metrik Kinerja Sistem Multilapis: Pengaruh Pengganda Bertingkat Terhadap Stabilitas Ekuitas Pemain Optimalisasi Strategi Pengendalian Varian Formula Permainan Menembus Limit Algoritma Baru Sinkronisasi frekuensi Pola Dinamis Mengubah Strategi Saat Algoritma Game Melakukan Refresh Teknik Sistematis Harmonisasi Pola dan Strategi Bermain Menghadapi Volatilitas Tinggi Penyesuaian Struktural Pada Dinamika Sistem Terintegrasi Untuk Mengubah Hasil Akhir Secara Signifikan Observasi Jangka Panjang Pola Olympus Menemukan Ritme Stabil Yang Menjadi Kunci Efisiensi Identifikasi Siklus Rotasi Server Olympus Memberikan Data Pola Scatter Yang Lebih Akurat Memanfaatkan Fitur Scatter Merah Untuk Mendeteksi Pergeseran Pola Pada Sistem Permainan Terbaru Optimasi Game Online : Kalibrasi Ulang Ekspektasi Nilai (Ev) Berbasis Data Real-Time Pengaruh Latensi Lucky Necko Terhadap Distribusi Hasil Akhir Melalui Metrik Presisi Strategi Adaptasi Baru: Merespon Perubahan Parameter Pola Pasca-Maintenance Sistem Memahami Mekanisme Interaksi Pola Melalui Pendekatan Analisa Visual Gates of Olympus 1000 Korelasi Waktu Dan Distribusi Sistem Mengungkap Potensi Stabilitas Pada Game Terbaru Strategi Mitigasi Risiko Pada Fase Volatilitas Rendah Menuntut Pemahaman Dinamika System Multidimensi Teori Probabilitas Bayesian Dalam Eksekusi: Menyesuaikan Keputusan Berdasarkan Hasil Sebelumnya Manajemen Likuiditas Sesi: Pendekatan Teori Permainan Dalam Memaksimalkan Utilitas Marginal

©2026 JELAJAH HIJAU | Design: Newspaperly WordPress Theme